Crayonbird
Menu

Matematika · Usia 10–11 · 60 menit

Perkalian bersusun panjang

Murid mengalikan bilangan dua atau tiga angka dengan bilangan dua angka memakai cara bersusun, menjelaskan setiap hasil kali sebagian, dan mengecek dengan perkiraan.

Kriteria keberhasilan

  • Saya bisa memperkirakan jawabannya lebih dulu
  • Saya bisa mengalikan dengan satuan lalu dengan puluhan
  • Saya bisa menjumlahkan hasil kali sebagian dan mengeceknya dengan perkiraan

Kosakata kunci

  • kali
  • hasil kali
  • hasil kali sebagian
  • nol penanda tempat
  • perkiraan
  • menyimpan
  • cara bersusun

Yang diperlukan

  • kertas berpetak
  • tabel perkalian sebagai rujukan
  • papan tulis kecil
  • contoh metode kisi di papan tulis
  • Year 6· Inggris
  • Grade 5· Amerika Serikat
  • Primary 6· Nigeria
  • Class 6· India

Lembar latihan

Dibuat baru setiap kali tombol ditekan dan langsung dinilai di layar.

Sekilas pelajaran

Total 60 menit. Waktu hanya panduan: sesuaikan dengan kelas Anda.

  1. Langkah 1: Pembukaan

    Mengingat cepat di papan tulis kecil: 7 × 8, 6 × 9, 4 × 12, lalu 7 × 80, 60 × 9, 40 × 12.
    8 menit
  2. Langkah 2: Penjelasan

    Mulai dengan metode kisi untuk 38 × 24, karena metode ini menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi.
    15 menit
  3. Langkah 3: Latihan terbimbing

    Kerjakan soal-soal ini sementara murid ikut mengerjakan, satu langkah demi satu langkah di kertas berpetak: 46 × 13 57 × 32 124 × 15 (tiga angka kali dua angka) Setelah setiap soal, minta seorang muri
    12 menit
  4. Langkah 4: Latihan mandiri

    Gunakan tombol latihan di atas.
    20 menit
  5. Langkah 5: Penutup

    "Mana yang lebih cepat: 25 × 48 dengan perkalian bersusun, atau dengan berpikir 100 × 12?" (25 × 4 = 100, jadi 25 × 48 = 100 × 12 = 1.200.) Cara bersusun adalah alat yang andal, tetapi bukan satu-satunya alat.
    5 menit
  6. Langkah 6: Asesmen formatif

    Perhatikan murid yang: memperkirakan sebelum menghitung dan memakai perkiraan itu untuk mengecek; menulis nol penanda tempat dan bisa menjelaskannya; menjaga kolom tetap lurus dan angka simpanan tetap rapi.
  7. Langkah 7: Diferensiasi

    Murid yang memerlukan dukungan sebaiknya memakai metode kisi sepanjang pelajaran, karena setiap bagiannya tetap terlihat, dan menyimpan tabel perkalian di meja.
  8. Langkah 8: Miskonsepsi umum

    Lupa nol penanda tempat.
  9. Langkah 9: Kegiatan di rumah

    Minta anak menghitung total sungguhan, misalnya 24 botol minum seharga Rp3.500 (hitung 24 × 35 dulu, lalu tambahkan dua nol) atau 15 hari belajar masing-masing 45 menit, dan memperkirakan hasilnya lebih dulu.

1.Pembukaan

8 menit

Mengingat cepat di papan tulis kecil: 7 × 8, 6 × 9, 4 × 12, lalu 7 × 80, 60 × 9, 40 × 12. "Apa yang terjadi kalau salah satu bilangannya sepuluh kali lebih besar?" Murid diharapkan menjawab bahwa hasil kalinya sepuluh kali lebih besar, sehingga muncul angka nol di akhir.

Lalu: "Kira-kira berapa 38 × 24?" Terima 40 × 20 = 800 atau 40 × 25 = 1.000. Biarkan perkiraan itu tertulis di papan.

2.Penjelasan

15 menit

Mulai dengan metode kisi untuk 38 × 24, karena metode ini menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi.

30 8
20 600 160
4 120 32

"Empat bagian: 600 + 160 + 120 + 32 = 912." Lalu tunjukkan cara bersusun di kertas berpetak, satu angka di setiap kotak.

"Baris pertama adalah 38 × 4. 8 × 4 = 32: tulis 2, simpan 3 puluhan. 3 × 4 = 12, ditambah 3 jadi 15. Jadi 152."

"Baris kedua adalah 38 × 20, bukan 38 × 2. Karena Ibu mengalikan dengan puluhan, Ibu tulis angka nol di kolom satuan lebih dulu. Itu nol penanda tempat. Lalu 8 × 2 = 16, tulis 6, simpan 1. 3 × 2 = 6, ditambah 1 jadi 7. Jadi 760."

"Jumlahkan kedua baris: 152 + 760 = 912. Sama dengan metode kisi. Dan dekat dengan perkiraan Ibu, antara 800 dan 1.000."

Langkah demi langkah

  1. PerkirakanBulatkan kedua bilangan lalu kalikan.
  2. Kalikan dengan angka satuanTulis hasil kali sebagian yang pertama.
  3. Tulis nol, lalu kalikan dengan angka puluhanNol itu menunjukkan bahwa kamu sedang mengalikan dengan kelipatan sepuluh.
  4. Jumlahkan hasil kali sebagianLalu bandingkan dengan perkiraanmu.

Sisa rencana

Latihan terbimbing dan mandiri, penutup, asesmen formatif, diferensiasi, miskonsepsi umum, dan kegiatan di rumah gratis dengan akun Crayonbird.

  1. Latihan terbimbing12 menit
  2. Latihan mandiri20 menit
  3. Penutup5 menit
  4. Asesmen formatif
  5. Diferensiasi
  6. Miskonsepsi umum
  7. Kegiatan di rumah

Ensiklopedia Belajar

Perkalian

Perkalian adalah penjumlahan kelompok yang sama banyak dengan cepat. 4 × 3 berarti 4 kelompok berisi 3 (atau 3 kelompok berisi 4), hasilnya 12. Hasilnya disebut hasil kali.

Sudut

Sudut mengukur besar putaran antara dua garis yang bertemu di satu titik. Sudut diukur dalam derajat (°); sudut siku-siku 90° dan satu putaran penuh 360°.

Desimal

Bilangan desimal adalah bilangan dengan tanda koma desimal. Angka setelah koma menunjukkan persepuluhan, perseratusan, dan seterusnya, jadi 2,5 berarti dua dan lima persepuluh.

  • Matematika · Usia 10–11 · 50 mnt

    Sudut dalam segitiga

    Murid menunjukkan bahwa jumlah sudut dalam segitiga adalah 180°, memakai fakta ini dan sudut pada garis lurus untuk mencari sudut yang belum diketahui, serta memberi alasan untuk setiap langkah.

  • Matematika · Usia 10–11 · 55 mnt

    Luas dan keliling

    Murid menghitung keliling dan luas persegi panjang serta segitiga siku-siku, memakai satuan yang tepat, dan menjelaskan perbedaan kedua ukuran itu.

  • Matematika · Usia 10–11 · 55 mnt

    Menghitung persen dari suatu jumlah

    Murid menghitung persen dari suatu jumlah dengan menyusunnya dari 50%, 10%, dan 1%, lalu menjelaskan mengapa persen berarti bagian dari seratus.