Crayonbird
Menu

Bahasa · Usia 9–11 · 60 menit

Majas simile dan metafora

Murid mengenali majas simile (perumpamaan) dan metafora dalam teks, menjelaskan efek sebuah perbandingan bagi pembaca, dan menulis perbandingan baru buatan mereka sendiri.

Kriteria keberhasilan

  • Saya bisa membedakan simile dan metafora
  • Saya bisa menjelaskan apa yang dipikirkan atau dirasakan pembaca karena sebuah perbandingan
  • Saya bisa menulis simile dan metafora buatan sendiri

Kosakata kunci

  • simile (perumpamaan)
  • metafora
  • perbandingan
  • makna kiasan
  • makna sebenarnya
  • klise
  • efek

Yang diperlukan

  • kantong berisi benda-benda sehari-hari
  • cerita Radio Kakek
  • stabilo dua warna
  • kertas tempel
  • Year 5· Inggris
  • Grade 4· Amerika Serikat

Lembar latihan

Dibuat baru setiap kali tombol ditekan dan langsung dinilai di layar.

Sekilas pelajaran

Total 60 menit. Waktu hanya panduan: sesuaikan dengan kelas Anda.

  1. Langkah 1: Pembuka

    Lengkapi perbandingannya: ucapkan awal ungkapan dan biarkan murid menyerukan lanjutannya.
    7 menit
  2. Langkah 2: Penjelasan

    "Simile atau perumpamaan membandingkan dua hal yang berbeda dengan kata pembanding seperti seperti, bagai, bagaikan, laksana, bak, atau awalan se- (sebesar, selembut): Kabut itu seperti selimut kelabu
    15 menit
  3. Langkah 3: Latihan terbimbing

    Membandingkan benda: edarkan benda-benda sehari-hari: buah pinus, spons, kunci, cangkang kerang.
    10 menit
  4. Langkah 4: Latihan mandiri

    Gunakan tombol latihan.
    20 menit
  5. Langkah 5: Penutup

    Galeri perbandingan: murid menulis perbandingan orisinal terbaiknya di kertas tempel dan menempelkannya di papan.
    8 menit
  6. Langkah 6: Asesmen formatif

    Cek apakah pengelompokannya tepat.
  7. Langkah 7: Diferensiasi

    Dukungan: mulai dengan simile, memakai kerangka: itu se .
  8. Langkah 8: Miskonsepsi umum

    Setiap kata "seperti" pasti simile: Sepertinya akan hujan adalah dugaan, bukan perbandingan dua hal yang berbeda.
  9. Langkah 9: Kegiatan di rumah

    Saat berjalan-jalan atau dalam perjalanan, bergantian membuat perumpamaan untuk sesuatu yang kalian lihat; makin unik dan makin tepat, makin bagus.

1.Pembuka

7 menit

Lengkapi perbandingannya: ucapkan awal ungkapan dan biarkan murid menyerukan lanjutannya.

"Dingin seperti..." es. "Cepat bagai..." kilat. "Mirip bagai pinang..." dibelah dua.

"Kalian semua tahu. Kenapa?" Karena sudah sering dengar. "Tepat sekali. Ungkapan-ungkapan itu sudah begitu sering dipakai sampai terasa basi. Namanya klise. Hari ini kita belajar apa sebenarnya perbandingan seperti itu, mengapa penulis memakainya, dan bagaimana membuat yang baru."

2.Penjelasan

15 menit

"Simile atau perumpamaan membandingkan dua hal yang berbeda dengan kata pembanding seperti seperti, bagai, bagaikan, laksana, bak, atau awalan se- (sebesar, selembut): Kabut itu seperti selimut kelabu."

"Metafora langsung menyebut satu hal sebagai hal lain, tanpa kata pembanding: Kabut itu selimut kelabu."

"Keduanya tidak benar secara harfiah. Kabut bukan selimut. Itulah sebabnya disebut bahasa kiasan. Penulis ingin kalian melihat atau merasakan sesuatu."

Bacakan bagian awal Radio Kakek dengan keras, lalu tampilkan kalimat-kalimat ini:

  • Tukang reparasi yang baik itu seperti detektif.
  • Tamika mengintip ke dalam: sebuah kota kecil berisi kabel, gulungan kawat, dan bagian-bagian mungil berwarna-warni.
  • seorang penyanyi dengan suara selembut madu hangat

Contohkan cara berpikir untuk perumpamaan madu:

"Madu itu seperti apa? Manis, lembut, keemasan, hangat, menenangkan. Jadi suara penyanyi itu... lembut, manis, dan menenangkan. Dengan beberapa kata saja, penulis memberi tahu kita banyak hal, dan membuat kita merasakan apa yang dirasakan Kakek."

Minta pasangan murid melakukan hal yang sama untuk "sebuah kota kecil berisi kabel". Itu simile atau metafora? (Metafora: tidak ada kata pembanding.) Kata kota membuat kalian membayangkan apa? Banyak bagian, ramai, teratur, terlalu banyak untuk dihitung.

Sisa rencana

Latihan terbimbing dan mandiri, penutup, asesmen formatif, diferensiasi, miskonsepsi umum, dan kegiatan di rumah gratis dengan akun Crayonbird.

  1. Latihan terbimbing10 menit
  2. Latihan mandiri20 menit
  3. Penutup8 menit
  4. Asesmen formatif
  5. Diferensiasi
  6. Miskonsepsi umum
  7. Kegiatan di rumah

Ensiklopedia Belajar

Fakta dan opini

Fakta adalah sesuatu yang bisa diperiksa dan dibuktikan benar atau salah. Opini adalah apa yang dipikirkan atau dirasakan seseorang, dan orang lain boleh tidak setuju.

Inferensi (menyimpulkan yang tersirat)

Inferensi berarti menyimpulkan sesuatu yang tidak dikatakan penulis secara langsung, memakai petunjuk dalam teks ditambah pengetahuanmu. Sering disebut membaca yang tersirat.

Merangkum

Merangkum berarti menceritakan kembali gagasan terpenting sebuah teks secara singkat, dengan kata-katamu sendiri, tanpa rincian kecil dan contoh.

  • Bahasa · Usia 8–10 · 55 mnt

    Meringkas teks

    Murid menemukan gagasan utama dari beberapa paragraf dalam sebuah teks dan meringkasnya dengan kata-kata sendiri dalam batas jumlah kata tertentu, tanpa memasukkan detail yang kurang penting.

  • Bahasa · Usia 8–9 · 55 mnt

    Keterangan di awal kalimat

    Anak-anak mengenali keterangan yang menunjukkan kapan, di mana atau bagaimana sesuatu terjadi, memindahkannya ke awal kalimat, dan memakai koma setelah keterangan yang diletakkan di awal kalimat.

  • Bahasa · Usia 8–9 · 55 mnt

    Menyusun tulisan dalam paragraf

    Murid menjelaskan mengapa penulis memulai paragraf baru, mengenali pergantian paragraf karena perubahan waktu, tempat, topik, atau pembicara, dan menyusun tulisan mereka sendiri dalam paragraf.