Bahasa dan tata bahasa
Apa itu inferensi dalam membaca?
Jawaban singkat
Inferensi berarti menyimpulkan sesuatu yang tidak dikatakan penulis secara langsung, memakai petunjuk dalam teks ditambah pengetahuanmu. Sering disebut membaca yang tersirat.
Dalam satu kalimat
Inferensi adalah memakai petunjuk dalam teks, ditambah pengetahuanmu sendiri, untuk menyimpulkan hal yang disiratkan penulis tetapi tidak dinyatakan.
Penjelasan
Baca ini: Amira menatap piring yang kosong. Remah-remah berserakan di meja, dan anjing itu sedang menjilati bibirnya. Penulis tidak pernah mengatakan bahwa anjing itu memakan kuenya. Tetapi kamu tahu. Itulah inferensi. Dalam pelajaran bahasa Indonesia, keterampilan ini disebut menyimpulkan makna tersirat, dan sama berlakunya saat membaca bahasa Inggris.
Penulis sering menunjukkan daripada mengatakan. Alih-alih menulis Jay gugup, mereka menulis Tangan Jay gemetar saat menunggu namanya dipanggil. Pembaca menyusun petunjuknya: tangan gemetar + menunggu = gugup.
Inferensi seperti menjadi detektif:
- Temukan petunjuk dalam kata-kata: tindakan, ucapan, deskripsi, latar.
- Tambahkan pengetahuanmu dari kehidupan: orang yang gemetar saat menunggu sering merasa gugup.
- Buat kesimpulan: Jay gugup.
- Periksa dengan bagian teks lain. Apakah ada yang bertentangan kemudian?
Pertanyaan inferensi yang umum menanyakan perasaan (Bagaimana perasaannya?), alasan (Mengapa dia pergi lebih awal?), prediksi (Apa yang mungkin terjadi berikutnya?), dan latar (Di mana dan kapan ini terjadi?).
Dalam jawaban sekolah, dukung setiap inferensi dengan bukti: Aku kira Jay gugup karena teks mengatakan "tangannya gemetar". Memakai kutipan pendek lalu menjelaskannya adalah kebiasaan yang mendapat nilai di setiap tingkat, dari pemahaman bacaan SD sampai ujian sekolah menengah.
Inferensi juga menjelaskan bahasa kiasan. Menyimpulkan arti sebuah metafora adalah salah satu bentuk inferensi.
kaca pembesar
buku
payung
Contoh
| Teks mengatakan | Kamu dapat menyimpulkan |
|---|---|
| Dia menguap dan menggosok matanya. | Dia lelah. |
| Jalanan kosong dan toko-toko tutup. | Hari masih sangat pagi, sangat larut, atau hari libur. |
| Dia menyembunyikan surat itu di bawah bantalnya. | Dia ingin menyimpannya sebagai rahasia. |
| Rumput berkilau tertutup embun beku. | Cuaca dingin, mungkin pagi hari. |
Kesalahan umum
- Menebak tanpa bukti. Setiap inferensi butuh petunjuk yang bisa kamu tunjuk.
- Menceritakan ulang, bukan menyimpulkan. Dia menguap adalah yang dikatakan teks; dia lelah adalah inferensinya.
- Mengabaikan petunjuk yang tidak cocok. Periksa bahwa gagasanmu sesuai dengan seluruh bacaan.
Kuis singkat
Inferensi (menyimpulkan yang tersirat)
Uji pemahamanmu dengan 4 soal singkat.
Soal 1 dari 4
Tom membanting pintu dan melempar tasnya ke lantai. Bagaimana perasaan Tom?
Ayo berlatih
Coba sendiri
Latihan pemahaman bacaan
Untuk orang dewasa
Topik terkait
Merangkum
Merangkum berarti menceritakan kembali gagasan terpenting sebuah teks secara singkat, dengan kata-katamu sendiri, tanpa rincian kecil dan contoh.
Fakta dan opini
Fakta adalah sesuatu yang bisa diperiksa dan dibuktikan benar atau salah. Opini adalah apa yang dipikirkan atau dirasakan seseorang, dan orang lain boleh tidak setuju.
Personifikasi
Personifikasi memberi sifat atau tindakan manusia pada benda yang bukan manusia, seperti Angin menderu sedih atau Matahari tersenyum kepada kami.
Metafora
Metafora menggambarkan sesuatu dengan mengatakan bahwa ia adalah hal lain, tanpa kata seperti atau bagai, misalnya Kelas itu kebun binatang atau Waktu adalah pencuri.
Kata sifat (adjective)
Adjective atau kata sifat adalah kata yang menjelaskan kata benda: seperti apa, yang mana, atau berapa banyak, misalnya a huge elephant atau three red balloons.
Kata keterangan (adverb)
Adverb adalah kata yang menambah keterangan pada kata kerja, kata sifat, atau adverb lain: bagaimana, kapan, di mana, atau seberapa sering, misalnya slowly atau always.