Alfabet bahasa Inggris
Alfabet bahasa Inggris terdiri dari 26 huruf, dari a sampai z, yang masing-masing punya nama, bunyi, serta bentuk huruf besar dan huruf kecil.
Bahasa · Usia 5–6 · 50 menit
Murid menceritakan kembali cerita yang sudah dikenal dengan urutan yang benar memakai kata penanda waktu, menyebutkan tokoh dan latar, serta memasukkan peristiwa-peristiwa penting.
Dibuat baru setiap kali tombol ditekan dan langsung dinilai di layar.
Pelajaran ini paling berhasil kalau murid sudah pernah mendengar ceritanya setidaknya sekali, misalnya saat waktu bercerita sehari sebelumnya. Menceritakan kembali lebih mudah kalau ceritanya sudah akrab. Cocok untuk anak TK B atau awal SD kelas 1.
Angkat wajan dan panekuk kertas. "Siapa yang ingat apa yang terjadi pada panekuk Ezra?"
Dengarkan beberapa jawaban, lalu bacakan lagi Panekuk yang Terbang dengan keras. Sambil membaca, lemparkan panekuk kertas pada bagian "Satu… dua… TIGA!" dan angkat seolah-olah "tersangkut di lampu".
"Siapa saja yang ada di dalam cerita? Di mana kejadiannya?"
Tulis dua judul: Tokoh (Ezra, Mama Lotte, Mama Grace, Bami si anjing) dan Latar (dapur rumah mereka di Amsterdam).
"Kalau kita menceritakan kembali sebuah cerita, kita menceritakannya lagi dengan kata-kata kita sendiri. Kita tidak perlu memakai semua kata di buku, cukup bagian-bagian yang penting, dengan urutan yang benar."
Tempel lima kartu gambar di papan tulis secara acak:
"Hmm, urutannya kacau. Apa yang terjadi pertama?" Jepit kartu-kartu itu di tali jemuran sesuai urutan dengan bantuan kelas.
Lalu contohkan cara menceritakan kembali, sambil menyentuh setiap kartu dan menekankan kata penanda waktu:
"Pertama, Ezra dan kedua mamanya membuat panekuk. Lalu, Ezra bilang ia akan membuat lemparan paling tinggi sepanjang masa. Kemudian panekuknya terbang dan tersangkut di lampu! Setelah itu, panekuknya jatuh ke mulut Bami. Akhirnya, Ezra membalik panekuk dengan pelan dan mereka semua makan panekuk."
Tulis kata-kata penanda waktu di kartu dan jepit di atas gambar-gambarnya.