Crayonbird
Menu

Belajar membaca · Usia 4–6 · 30 menit

Mengenal kata yang menjebak - huruf e dengan dua bunyi

Anak membaca dan mulai menulis beberapa kata sehari-hari yang mengandung huruf e (meja dan sate dengan e taling, enam dan besar dengan e pepet), mengenali bahwa semua huruf lain dibaca sesuai bunyinya sedangkan huruf e adalah bagian yang menjebak karena bisa dibaca dengan dua cara, lalu membaca kata-kata itu dalam kalimat.

Kriteria keberhasilan

  • Saya bisa menemukan bagian yang menjebak dalam sebuah kata
  • Saya bisa mencoba dua bunyi e dan memilih yang benar
  • Saya bisa membaca kata itu dalam kalimat

Kosakata kunci

  • kata yang menjebak
  • bagian yang menjebak
  • bunyi
  • huruf
  • suku kata
  • kalimat

Yang diperlukan

  • kartu kata untuk meja sate enam dan besar
  • satu kartu besar dengan huruf e yang disorot
  • papan tulis kecil
  • kantong rahasia
  • Reception· Inggris
  • Kindergarten· Amerika Serikat

Lembar latihan

Dibuat baru setiap kali tombol ditekan dan langsung dinilai di layar.

Sekilas pelajaran

Total 30 menit. Waktu hanya panduan: sesuaikan dengan kelas Anda.

  1. Langkah 1: Pembuka

    Baca dengan cepat enam kata yang sudah bisa dibaca anak per suku kata (misalnya bola, buku, mata, kaki, topi, sapi).
    Mengulang dan mengingat, 6 menit
  2. Langkah 2: Penjelasan

    Tulis meja besar-besar di papan tulis.
    12 menit
  3. Langkah 3: Latihan terbimbing

    Lihat dan tunjuk: tempel keempat kartu kata di sekeliling kelas.
    8 menit. Berlatih
  4. Langkah 4: Latihan mandiri

    Gunakan tombol latihan di bawah.
    Menerapkan
  5. Langkah 5: Penutup

    Angkat kartu-kartu kata, campurkan kata-kata baru tadi dengan kata-kata yang tidak mengandung e.
    3 menit
  6. Langkah 6: Asesmen formatif

    Tunjukkan setiap kata secara terpisah, dengan urutan acak.
  7. Langkah 7: Diferensiasi

    Dukungan: satu kata baru per hari, bukan empat.
  8. Langkah 8: Miskonsepsi umum

    Selalu membaca e dengan bunyi yang sama: "mə-ja".
  9. Langkah 9: Kegiatan di rumah

    Tulis kata-kata minggu ini di kertas tempel, tempelkan di beberapa tempat di rumah, lalu minta anak mengumpulkan dan membacanya.

Dalam bahasa Inggris, tricky words adalah kata-kata yang sering muncul tetapi sebagian hurufnya tidak dibaca sesuai bunyi yang sudah dipelajari. Ejaan bahasa Indonesia jauh lebih teratur, jadi kata seperti itu hampir tidak ada. Bagian yang paling sering menjebak pembaca pemula adalah huruf e, yang punya dua bunyi: e pepet seperti pada enam dan besar, dan e taling seperti pada meja dan sate. Tulisannya sama, jadi anak perlu belajar mencoba kedua bunyi dan memilih yang membentuk kata yang ia kenal. Rencana ini memakai meja, sate, enam, besar sebagai contoh. Ganti dengan kata-kata dari buku bacaan atau metode membaca yang dipakai di sekolah Anda; rutinitasnya berlaku untuk kata apa pun yang mengandung e.

1.Pembuka

Mengulang dan mengingat, 6 menit

Baca dengan cepat enam kata yang sudah bisa dibaca anak per suku kata (misalnya bola, buku, mata, kaki, topi, sapi). Lalu mainkan "Kantong rahasia": ambil satu kartu kata. Kalau semua hurufnya dibaca seperti biasa, anak membacanya per suku kata. Kalau ada huruf e, anak berseru "Awas, e!" lalu mencoba membacanya.

"Hampir semua kata bisa kita baca suku kata demi suku kata. Tapi ada satu huruf yang suka menjebak. Hari ini kita akan menangkapnya."

2.Penjelasan

12 menit

Tulis meja besar-besar di papan tulis.

"Ayo kita baca per suku kata seperti biasa. m dan e... me. j dan a... ja. me-ja. Coba dengarkan baik-baik: me di sini bunyinya seperti e pada sate. Kalau kita baca seperti e pada enam, jadinya mə-ja. Kedengarannya aneh, kan? Kata yang kita kenal adalah meja."

Gambar hati, atau lingkaran, di sekeliling huruf e.

Langkah demi langkah

  1. Baca per suku kataBaca huruf-huruf yang tidak menjebak seperti biasa. Anak selalu mencoba membaca sendiri lebih dulu.
  2. Temukan bagian yang menjebak"Huruf mana yang bisa dibaca dengan dua cara?" Lingkari huruf e.
  3. Coba kedua bunyiBaca dengan e seperti pada enam, lalu dengan e seperti pada sate. "Yang mana yang jadi kata yang kita kenal?"
  4. Ucapkan kata ituBaca seluruh kata dengan biasa tiga kali: suara biasa, berbisik, suara raksasa.
  5. TulisAnak menulis kata itu di papan tulis kecil sambil menyebutkan setiap hurufnya, lalu melingkari huruf e dengan warna lain.
  6. PakaiUcapkan sebuah kalimat: "Buku itu ada di atas meja." Anak mengangkat tangan saat mendengar meja.

Ulangi untuk sate ("e di akhir kata ini dibaca seperti pada meja"), lalu enam dan besar ("di kata-kata ini, e dibaca pendek dan ringan, seperti pada semut").

Sisa rencana

Latihan terbimbing dan mandiri, penutup, asesmen formatif, diferensiasi, miskonsepsi umum, dan kegiatan di rumah gratis dengan akun Crayonbird.

  1. Latihan terbimbing8 menit. Berlatih
  2. Latihan mandiriMenerapkan
  3. Penutup3 menit
  4. Asesmen formatif
  5. Diferensiasi
  6. Miskonsepsi umum
  7. Kegiatan di rumah

Ensiklopedia Belajar

Digraf (digraph)

Digraf adalah dua huruf yang menghasilkan satu bunyi, seperti sh pada ship, ch pada chip, ck pada duck, atau ai pada rain.

Fonik (phonics)

Phonics mengajari anak membaca dan mengeja bahasa Inggris dengan menghubungkan bunyi (phoneme) dengan huruf yang menuliskannya (grapheme), lalu menggabung dan memecah bunyi itu.

Menggabungkan bunyi (blending)

Blending berarti mengucapkan bunyi-bunyi dalam kata tertulis satu per satu lalu menggabungkannya untuk mendengar kata utuh, seperti /c/ /a/ /t/ menjadi cat.

  • Belajar membaca · Usia 4–6 · 30 mnt

    Memadukan bunyi untuk membaca kata pendek

    Anak-anak membaca suku kata dan kata pendek bahasa Indonesia (tas, bola, topi, sapu) dengan mengucapkan setiap bunyi secara berurutan lalu memadukannya, kemudian membaca satu kalimat pendek yang bisa dieja. Kata konsonan-vokal-konsonan (CVC) bahasa Inggris diganti dengan suku kata terbuka dan kata pendek yang lazim dalam bahasa Indonesia.

  • Belajar membaca · Usia 4–6 · 30 mnt

    Gabungan huruf ng, ny dan sy - dua huruf, satu bunyi

    Anak-anak mengenali ng, ny dan sy sebagai dua huruf yang melambangkan satu bunyi, membaca dan menulis kata yang mengandungnya, serta membaca satu kalimat pendek yang bisa dieja. Bahasa Indonesia tidak memakai gabungan huruf sh, ch dan th dari bahasa Inggris; pelajaran ini mengajarkan gagasan yang sama dengan gabungan huruf konsonan milik bahasa Indonesia.

  • Belajar membaca · Usia 4–5 · 30 mnt

    Bunyi huruf pertama - s, a, t, p, i, n

    Anak-anak mengucapkan bunyi murni /s/ /a/ /t/ /p/ /i/ /n/, mencocokkan setiap bunyi dengan hurufnya, dan memadukannya untuk membaca kata-kata pertama bahasa Indonesia seperti tas, sapi dan pita.