Membaca awal
Apa itu phonics (fonik) dalam bahasa Inggris?
Jawaban singkat
Phonics mengajari anak membaca dan mengeja bahasa Inggris dengan menghubungkan bunyi (phoneme) dengan huruf yang menuliskannya (grapheme), lalu menggabung dan memecah bunyi itu.
Dalam satu kalimat
Phonics adalah cara mengajarkan membaca dan mengeja bahasa Inggris dengan mencocokkan bunyi bahasa Inggris lisan dengan huruf yang menuliskannya.
Penjelasan
Entri ini tentang bahasa Inggris. Bahasa Indonesia ditulis hampir seperti diucapkan: huruf b dan a berbunyi ba hampir selalu sama. Bahasa Inggris tidak begitu; huruf yang sama bisa berbunyi berbeda (misalnya a dalam cat dan cake). Itu sebabnya anak yang belajar membaca bahasa Inggris memakai phonics: cara mengajarkan hubungan antara bunyi dan huruf secara berurutan. Idenya mirip dengan mengeja suku kata (ba-bi-bu) yang dikenal anak Indonesia.
Bahasa Inggris lisan memiliki sekitar 44 bunyi (jumlah pastinya tergantung aksen). Setiap bunyi disebut phoneme. Huruf atau huruf-huruf yang menuliskan sebuah phoneme adalah grapheme. Dalam sun, setiap huruf adalah satu grapheme untuk satu phoneme: /s/ /u/ /n/. Dalam ship, dua huruf sh membentuk satu grapheme untuk satu phoneme /sh/.
Phonics sintetis yang sistematis mengajarkan hubungan grapheme–phoneme ini dalam urutan terencana, mulai dari yang sederhana seperti s, a, t, p, i, n. Anak lalu langsung memakai dua keterampilan:
- Menggabung bunyi (blending) untuk membaca: ucapkan tiap bunyi, lalu dorong bersama. /p/ /i/ /g/ → pig.
- Memecah bunyi (segmenting) untuk mengeja: dengar sebuah kata, pecah menjadi bunyi-bunyi, tulis satu grapheme untuk masing-masing.
Mengucapkan bunyi murni membuat blending jauh lebih mudah. Ucapkan /mmm/, bukan "muh"; /sss/, bukan "suh"; dan buat /t/ dan /p/ tetap pendek dan tegas. Menambahkan "uh" mengubah cat menjadi "cuh-a-tuh", yang sama sekali tidak terdengar seperti kata.
Beberapa kata umum memiliki ejaan tidak biasa untuk salah satu bunyinya, seperti the, said, dan was. Kata-kata ini diajarkan sebagai kata sulit (tricky words): anak tetap mengeja bagian yang beraturan dan menghafal bagian yang sulit.
Contoh
| Kata | Bunyi | Grapheme |
|---|---|---|
| sat | 3 | s – a – t |
| frog | 4 | f – r – o – g |
| chip | 3 | ch – i – p |
| rain | 3 | r – ai – n |
| night | 3 | n – igh – t |
matahari
peta
babi
ayam
rubah
Kesalahan umum
- Menambahkan "uh" pada bunyi. Latih bunyi yang bisa diulur (mmm, sss, fff) dan bunyi memantul yang diucapkan pendek (t, p, k).
- Menebak dari gambar. Tutup gambarnya, eja kata itu, lalu periksa.
- Menghitung huruf, bukan bunyi. Shop punya empat huruf tetapi tiga bunyi.
- Membaca bahasa Inggris dengan aturan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris, satu huruf bisa punya beberapa bunyi, dan satu bunyi bisa ditulis dengan beberapa cara.
Kuis singkat
Fonik (phonics)
Uji pemahamanmu dengan 4 soal singkat.
Soal 1 dari 4
Apa itu phoneme?
Ayo berlatih
Coba sendiri
Dengar bunyinya, temukan hurufnya
Untuk orang dewasa
Topik terkait
Menggabungkan bunyi (blending)
Blending berarti mengucapkan bunyi-bunyi dalam kata tertulis satu per satu lalu menggabungkannya untuk mendengar kata utuh, seperti /c/ /a/ /t/ menjadi cat.
Memecah bunyi (segmenting)
Segmenting berarti memecah kata lisan menjadi bunyi-bunyi terpisah agar bisa dieja, seperti mendengar dog sebagai /d/ /o/ /g/ dan menulis satu huruf untuk setiap bunyi.
Digraf (digraph)
Digraf adalah dua huruf yang menghasilkan satu bunyi, seperti sh pada ship, ch pada chip, ck pada duck, atau ai pada rain.
Kata sulit (tricky words)
Tricky words adalah kata umum bahasa Inggris dengan bagian yang tidak mengikuti phonics, seperti said, was, dan you. Anak mengeja bagian yang beraturan dan menghafal bagian sulitnya.
Alfabet bahasa Inggris
Alfabet bahasa Inggris terdiri dari 26 huruf, dari a sampai z, yang masing-masing punya nama, bunyi, serta bentuk huruf besar dan huruf kecil.
Vokal dan konsonan
Huruf vokal adalah a, e, i, o, dan u (kadang y); semua huruf lain adalah konsonan. Hampir setiap kata bahasa Inggris membutuhkan bunyi vokal.