Crayonbird
Menu

Belajar membaca · Usia 4–5 · 25 menit

Mendengar dan membuat kata yang berima

Anak mendengar ketika dua kata berima (bunyi akhirnya sama), menemukan kata yang tidak berima dalam satu kelompok, dan mengusulkan kata berima buatannya sendiri, baik kata sungguhan maupun kata lucu.

Kriteria keberhasilan

  • Saya bisa mendengar ketika dua kata berima
  • Saya bisa menemukan kata yang tidak berima
  • Saya bisa memikirkan kata yang berima

Kosakata kunci

  • rima
  • bunyi
  • akhir
  • sama
  • berbeda

Yang diperlukan

  • lagu anak yang sudah dikenal
  • kartu gambar pasangan kata berima
  • boneka tangan
  • kantong atau kotak
  • Reception· Inggris
  • Pre-K· Amerika Serikat

Lembar latihan

Dibuat baru setiap kali tombol ditekan dan langsung dinilai di layar.

Sekilas pelajaran

Total 25 menit. Waktu hanya panduan: sesuaikan dengan kelas Anda.

  1. Langkah 1: Pembuka

    Nyanyikan lagu anak yang sudah dikenal kelas, misalnya Cicak-Cicak di Dinding.
    5 menit
  2. Langkah 2: Penjelasan

    Tunjukkan gambar-gambarnya berpasangan.
    10 menit
  3. Langkah 3: Latihan terbimbing

    Jempol ke atas, jempol ke bawah: ucapkan dua kata.
    5 menit
  4. Langkah 4: Latihan mandiri

    Gunakan tombol latihan.
  5. Langkah 5: Penutup

    "Rantai rima": duduk melingkar.
    3 menit
  6. Langkah 6: Asesmen formatif

    Kemampuan rima berkembang dalam tiga langkah.
  7. Langkah 7: Diferensiasi

    Dukungan: pakai benda nyata, bukan gambar.
  8. Langkah 8: Miskonsepsi umum

    Mengira awal yang sama itu rima: "sapi dan sapu berima." Banyak anak memperhatikan bunyi awal lebih dulu.
  9. Langkah 9: Kegiatan di rumah

    Bacakan buku bergambar yang berima atau nyanyikan lagu anak, lalu berhenti sebelum kata yang berima supaya anak bisa melengkapinya.

Rima itu soal mendengar, bukan soal huruf. Anak tidak perlu membaca di bagian mana pun dalam pelajaran ini. Kegiatan ini cocok untuk PAUD atau TK A, minggu-minggu awal TK B, atau kelompok kecil yang sedang belajar bunyi huruf dan suku kata.

1.Pembuka

5 menit

Nyanyikan lagu anak yang sudah dikenal kelas, misalnya Cicak-Cicak di Dinding. Nyanyikan sekali lagi, tetapi berhenti sebelum kata yang berima dan biarkan anak-anak melengkapinya:

"Cicak-cicak di dinding, diam-diam merayap. Datang seekor nyamuk, hap! Lalu di..." "Tangkap!"

"Merayap, ditangkap. Bunyi akhirnya sama: -ap, -ap. Itu namanya rima."

Lakukan hal yang sama dengan satu atau dua lagu lain. Anak-anak sering kaget karena ternyata mereka sudah bisa.

2.Penjelasan

10 menit
  • kucing
  • anjing
  • sapi
  • api
  • katak
  • kotak
Tiga pasang kata berima. Ucapkan berdua-dua: kucing, anjing... sapi, api... katak, kotak.

Tunjukkan gambar-gambarnya berpasangan. Ucapkan setiap pasangan pelan-pelan dan panjangkan bagian akhirnya: "ku-cing, an-jing."

"Kalau kata-kata berima, awalnya berubah tetapi akhirnya tetap sama. Dengarkan: -ing, -ing."

Lalu keluarkan boneka tangan, yang suka keliru.

"Boneka bilang sapi dan sapu berima! Benar tidak? Sapi, sapu... awalnya sama, tapi akhirnya berbeda. Bukan rima. Boneka ini lucu sekali!"

Sisa rencana

Latihan terbimbing dan mandiri, penutup, asesmen formatif, diferensiasi, miskonsepsi umum, dan kegiatan di rumah gratis dengan akun Crayonbird.

  1. Latihan terbimbing5 menit
  2. Latihan mandiri
  3. Penutup3 menit
  4. Asesmen formatif
  5. Diferensiasi
  6. Miskonsepsi umum
  7. Kegiatan di rumah

Ensiklopedia Belajar

Digraf (digraph)

Digraf adalah dua huruf yang menghasilkan satu bunyi, seperti sh pada ship, ch pada chip, ck pada duck, atau ai pada rain.

Fonik (phonics)

Phonics mengajari anak membaca dan mengeja bahasa Inggris dengan menghubungkan bunyi (phoneme) dengan huruf yang menuliskannya (grapheme), lalu menggabung dan memecah bunyi itu.

Menggabungkan bunyi (blending)

Blending berarti mengucapkan bunyi-bunyi dalam kata tertulis satu per satu lalu menggabungkannya untuk mendengar kata utuh, seperti /c/ /a/ /t/ menjadi cat.

  • Belajar membaca · Usia 4–5 · 30 mnt

    Bunyi huruf pertama - s, a, t, p, i, n

    Anak-anak mengucapkan bunyi murni /s/ /a/ /t/ /p/ /i/ /n/, mencocokkan setiap bunyi dengan hurufnya, dan memadukannya untuk membaca kata-kata pertama bahasa Indonesia seperti tas, sapi dan pita.

  • Belajar membaca · Usia 4–6 · 30 mnt

    Memadukan bunyi untuk membaca kata pendek

    Anak-anak membaca suku kata dan kata pendek bahasa Indonesia (tas, bola, topi, sapu) dengan mengucapkan setiap bunyi secara berurutan lalu memadukannya, kemudian membaca satu kalimat pendek yang bisa dieja. Kata konsonan-vokal-konsonan (CVC) bahasa Inggris diganti dengan suku kata terbuka dan kata pendek yang lazim dalam bahasa Indonesia.

  • Belajar membaca · Usia 4–6 · 30 mnt

    Gabungan huruf ng, ny dan sy - dua huruf, satu bunyi

    Anak-anak mengenali ng, ny dan sy sebagai dua huruf yang melambangkan satu bunyi, membaca dan menulis kata yang mengandungnya, serta membaca satu kalimat pendek yang bisa dieja. Bahasa Indonesia tidak memakai gabungan huruf sh, ch dan th dari bahasa Inggris; pelajaran ini mengajarkan gagasan yang sama dengan gabungan huruf konsonan milik bahasa Indonesia.