Crayonbird
Menu

Geografi · Usia 8–11 · 60 menit

Bagaimana gunung api bekerja

Murid memberi label pada bagian-bagian utama gunung api, menjelaskan bahwa magma naik dari dalam Bumi dan meletus sebagai lava, abu, dan gas, serta menemukan beberapa gunung api terkenal di peta dunia.

Kriteria keberhasilan

  • Saya bisa memberi label pada bagian-bagian gunung api
  • Saya bisa menjelaskan perbedaan magma dan lava
  • Saya bisa menjelaskan apa yang terjadi saat letusan

Kosakata kunci

  • gunung api
  • magma
  • lava
  • kawah
  • saluran magma
  • abu vulkanik
  • letusan
  • aktif
  • istirahat (dorman)
  • mati
  • lempeng tektonik
  • kerak bumi

Yang diperlukan

  • diagram penampang gunung api
  • peta dunia
  • stiker bulat
  • plastisin atau botol plastik di atas nampan
  • soda kue
  • cuka putih
  • sabun cuci piring
  • pewarna makanan merah
  • kacamata pelindung
  • tisu dapur

Lembar latihan

Dibuat baru setiap kali tombol ditekan dan langsung dinilai di layar.

Sekilas pelajaran

Total 60 menit. Waktu hanya panduan: sesuaikan dengan kelas Anda.

  1. Langkah 1: Pembuka

    Tunjukkan foto gunung api yang sedang meletus.
    5–10 menit
  2. Langkah 2: Penjelasan

    Tunjukkan diagram penampang gunung api dan jelaskan dari bawah ke atas: "Jauh di bawah tanah, suhunya sangat panas.
    10–15 menit
  3. Langkah 3: Latihan terbimbing

    Letusan model yang dipimpin guru, dengan murid menonton dari balik garis batas di depan nampan.
  4. Langkah 4: Latihan mandiri

    Murid menggambar penampang gunung api dan memberi label magma, saluran magma, kawah, lava, dan awan abu.
  5. Langkah 5: Penutup

    Kembali ke jawaban di bagian pembuka.
  6. Langkah 6: Asesmen formatif

    Bisakah murid memberi label pada setidaknya empat bagian gunung api?
  7. Langkah 7: Diferensiasi

    Dukungan: berikan penampang gunung api yang panahnya sudah dicetak dan bank kata.
  8. Langkah 8: Miskonsepsi umum

    "Gunung api penuh dengan api." Isinya batuan yang meleleh; cahayanya berasal dari panas, bukan nyala api.
  9. Langkah 9: Kegiatan di rumah

    Cari gambar gunung api bersama anak dan berlatih menyebutkan bagian-bagiannya: magma, saluran magma, kawah, lava, dan abu.

Gunung api itu dramatis, jadi mudah membuat anak bersemangat sekaligus mudah disalahpahami. Anak-anak sering mengira gunung api adalah gunung yang penuh api. Pelajaran ini menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di bawah tanah, lalu memakai model dari bahan-bahan dapur supaya murid bisa melihat bagaimana gas mendorong material keluar dari saluran.

1.Pembuka

5–10 menit

Tunjukkan foto gunung api yang sedang meletus. Tanyakan kepada pasangan murid: "Menurut kalian, apa yang keluar dari gunung api itu? Dari mana asalnya?" Tulis tiga jawaban tanpa dikoreksi dulu; jawaban ini dibahas lagi di bagian penutup. Tujuh menit.

2.Penjelasan

10–15 menit

Tunjukkan diagram penampang gunung api dan jelaskan dari bawah ke atas:

  • "Jauh di bawah tanah, suhunya sangat panas. Sebagian batuan meleleh menjadi cairan kental dan panas yang disebut magma."
  • "Tanah tempat kita berpijak, yaitu kerak bumi, terpecah menjadi kepingan-kepingan raksasa yang disebut lempeng tektonik. Banyak gunung api terbentuk di tempat lempeng-lempeng saling menjauh atau saling bertumbukan, karena di situ magma bisa menemukan jalan ke atas."
  • "Magma berkumpul di bawah tanah, dan gas di dalamnya membuat tekanan makin besar. Ketika tekanannya cukup besar, magma menyembur naik melalui saluran magma dan keluar dari kawah."
  • "Setelah magma keluar dari dalam tanah, kita menyebutnya lava. Letusan juga menyemburkan abu dan gas."

Lalu kelompokkan: "Gunung api aktif baru-baru ini meletus atau bisa meletus dalam waktu dekat. Gunung api yang sedang istirahat (dorman) seperti sedang tidur, tetapi bisa bangun lagi. Gunung api yang mati tidak diperkirakan akan meletus lagi."

Tandai beberapa gunung api di peta dunia dengan stiker bulat: Gunung Etna (Italia), Gunung Fuji (Jepang), Gunung St. Helens (Amerika Serikat), Gunung Kamerun (Kamerun), dan Krakatau (Indonesia). Tanyakan: "Kalian melihat pola tidak?" Tiga di antaranya terletak di sekitar tepi Samudra Pasifik, tempat banyak gunung api di dunia berada. Wilayah ini sering disebut Cincin Api Pasifik, dan Indonesia termasuk di dalamnya. Kalau ada gunung api yang dikenal murid di daerah Anda, tambahkan juga ke peta.

  • gunung berapi
  • gunung
  • api
  • batu
  • awan
Gunung api, batu, api, dan awan abu: bagian-bagian utama sebuah letusan.

Sisa rencana

Latihan terbimbing dan mandiri, penutup, asesmen formatif, diferensiasi, miskonsepsi umum, dan kegiatan di rumah gratis dengan akun Crayonbird.

  1. Latihan terbimbing
  2. Latihan mandiri
  3. Penutup
  4. Asesmen formatif
  5. Diferensiasi
  6. Miskonsepsi umum
  7. Kegiatan di rumah

Ensiklopedia Belajar

Gempa bumi

Gempa bumi adalah getaran tanah yang tiba-tiba. Gempa terjadi ketika batuan di sepanjang retakan kerak Bumi, yang disebut sesar, tiba-tiba bergeser.

Ibu kota

Ibu kota adalah kota tempat pemerintahan sebuah negara berpusat. Ibu kota tidak selalu kota terbesar: ibu kota Nigeria adalah Abuja, bukan Lagos.

Negara

Negara adalah wilayah daratan dengan perbatasan, pemerintah, dan hukum sendiri. Kebanyakan daftar menghitung 195 negara di dunia saat ini.

  • Geografi · Usia 7–9 · 50 mnt

    Tujuh benua dan lima samudra

    Anak-anak menyebutkan dan menunjukkan letak tujuh benua dan lima samudra di dunia pada peta dunia dan globe, serta menyebutkan di benua mana mereka tinggal.

  • Geografi · Usia 7–9 · 55 mnt

    Membaca peta dan arah mata angin

    Anak-anak memakai empat arah mata angin untuk memberi dan mengikuti petunjuk arah pada peta berpetak, serta membaca simbol peta sederhana dengan bantuan legenda.

  • IPA · Usia 8–10 · 55 mnt

    Menyusun dan membaca rantai makanan

    Anak-anak menyusun rantai makanan yang diawali tumbuhan, memakai anak panah untuk menunjukkan arah aliran energi, dan mengenali produsen, mangsa dan pemangsa.