Disimpan di perangkat ini
Pada hari terakhir liburan di pantai, Davi sedih. Ia kehilangan kerang kesayangannya, kerang merah muda dengan ujung yang melingkar. Kakaknya, Bia, punya ide.
Malam itu, ia menggambar peta harta karun di sebuah kantong kertas bekas. Ada pohon kelapa, batu besar, dan tanda X merah. Pagi harinya, ia memberikan peta itu kepada Davi. “Bajak laut yang meninggalkan ini,” katanya sambil mengedipkan mata.
Davi memegang peta itu dengan kedua tangan. Sepuluh langkah dari pohon kelapa. Belok kiri di batu besar. Gali di bawah tanda X. Ia menggali dan terus menggali, dan pasir beterbangan ke mana-mana.
Tok! Sekopnya mengenai sebuah kotak kayu kecil. Di dalamnya ada kerang-kerang mengilap berbagai warna, dan paling atas ada kerang merah muda dengan ujung yang melingkar. Ada juga secarik catatan: “Untuk adik terbaik di dunia.”
Davi memandang Bia. “Bajak lautnya Kakak, ya?” tanyanya. Bia hanya tersenyum. Davi memeluknya erat-erat sampai mereka berdua jatuh ke pasir sambil tertawa.
Warnai lingkaran di samping jawaban yang benar.