Crayonbird
Menu
Pengasuhan dan belajarUntuk orang tuaUsia 2–11

Kegiatan Anak Saat Hujan di Rumah: Ide Sesuai Usia dan Tingkat Energi

Kegiatan di dalam rumah saat hujan untuk usia 2–11, dipilah per tingkat energi: permainan aktif, membuat dan membangun, ide tenang, dan daftar kotak hujan.

Tim Redaksi Crayonbird8 menit baca
Di halaman ini

Hari hujan biasanya dimulai dengan baik. Menjelang pukul sebelas, ada yang menangis, bantal sofa sudah berserakan di lantai, dan ide Anda sudah habis. Kuncinya bukan punya lebih banyak ide, melainkan punya jenis ide yang tepat di saat yang tepat, karena anak yang perlu berlari tidak akan mau duduk mewarnai, secantik apa pun lembar mewarnainya. Berikut kegiatan di dalam rumah yang dipilah menurut tingkat energi dan usia, beberapa paket cetak untuk saat Anda butuh jeda, dan daftar isi kotak hari hujan yang cukup disiapkan sekali dan dipakai sepanjang musim hujan.

Baca suasana sebelum memilih

Kesalahan paling umum di hari hujan adalah menawarkan kegiatan tenang kepada anak yang sedang penuh energi. Tidak akan berhasil, dan malah berakhir jadi pertengkaran. Perhatikan anak Anda dulu:

  • Melompat-lompat, menjerit, memanjat perabot: ia perlu bergerak. Mulai dengan kegiatan berenergi tinggi.
  • Gelisah tapi masih bisa mendengarkan: ia siap membuat atau membangun sesuatu.
  • Lelah, mudah menangis, atau kelebihan rangsangan: ia butuh sesuatu yang kalem dan tenang.

Di hari hujan yang panjang, ritme kasar ini berjalan baik: gerak, buat, istirahat, ulangi. Dua puluh sampai empat puluh menit main aktif, lalu kegiatan membuat sesuatu, lalu kegiatan tenang sambil ngemil, lalu putar lagi. Anak jauh lebih tahan di dalam rumah kalau badannya juga kebagian giliran, bukan hanya otaknya.

Kegiatan berenergi tinggi

Ini untuk saat seseorang sudah hampir memantul-mantul di dinding. Kosongkan ruang dulu dan singkirkan barang yang mudah pecah.

Lintasan rintangan bantal (usia 2+). Bantal sofa untuk dipijak, selimut di atas dua kursi untuk dirangkaki, garis selotip kertas di lantai untuk meniti, dan keranjang cucian untuk dilempari kaus kaki. Catat waktu setiap putaran untuk anak yang lebih besar dan biarkan mereka merancang ulang lintasannya.

Lantainya lava (usia 3+). Sebar bantal, guling, dan handuk di lantai. Anak menyeberangi ruangan tanpa menyentuh lantai. Tambah aturan: "Sekarang hanya boleh menginjak bantal merah," atau "Kamu harus sambil menggendong boneka."

Gerakan hewan (usia 2–7). Sebutkan nama hewan dan semua orang bergerak menirunya: merangkak seperti beruang, jalan seperti kepiting, lompat seperti katak, berdiri satu kaki seperti bangau, melata seperti ular. Biarkan anak juga gantian menyebutkan hewannya.

Joget patung (usia 2+). Putar musik, berjoget heboh, lalu membeku saat musik berhenti. Yang goyang harus melakukan lima kali lompat bintang.

Jaga balon (usia 3+). Jaga balon agar tidak menyentuh lantai dengan tangan, lalu hanya dengan kepala, lalu hanya dengan siku. Hitung pukulannya, jadilah permainan matematika instan.

Berburu harta karun di rumah (usia 4+). Untuk anak yang lebih kecil, sembunyikan sepuluh mainan kecil dan beri daftar bergambar untuk dicari. Untuk anak yang sudah bisa membaca, tulis rangkaian petunjuk: "Cari di tempat kita menyimpan es batu" mengarah ke petunjuk di kulkas, yang mengarah ke petunjuk berikutnya. Menulis petunjuk untuk adik adalah tugas yang bagus bagi anak 8 sampai 11 tahun.

Bowling di dalam rumah (usia 3+). Jajarkan enam sampai sepuluh botol plastik di ujung lorong, masing-masing diisi sedikit air supaya tidak beterbangan. Gulirkan bola lunak. Anak yang lebih besar mencatat skor dan menjumlahkan totalnya selama tiga putaran.

Jalan raya dari selotip (usia 2–6). Tempel denah jalan di lantai untuk mobil-mobilan, lengkap dengan tempat parkir, bundaran, dan jembatan dari buku. Selotip yang sama bisa langsung jadi kotak engklek untuk anak yang lebih besar.

  • hujan
  • payung
  • sepatu bot
  • awan
Kata-kata bertema hujan untuk mengobrol di dekat jendela: hujan, payung, sepatu bot, awan.

Membuat dan membangun

Setelah sebagian energinya tersalurkan, kebanyakan anak senang membuat sesuatu, apalagi kalau hasilnya bisa dipakai bermain.

Membangun markas (usia 3+). Selimut di atas meja atau di antara kursi, bantal di dalamnya, senter, dan beberapa buku. Markas memberi Anda ketenangan yang mengejutkan lamanya; banyak anak betah membaca atau bermain di dalamnya selama satu jam.

Prakarya barang bekas (usia 3+). Kotak sereal, gulungan tisu dapur, gelas plastik bekas, tutup botol, selotip, dan lem. Beri tantangan supaya terarah: "Bikin robot," "Buat rumah untuk boneka beruang," "Bangun menara yang lebih tinggi dari kursi."

Band dapur (usia 2–8). Panci dan sendok kayu, beras di dalam botol tertutup rapat untuk marakas, karet gelang di atas kotak tisu untuk gitar. Bacakan Band Hari Hujan dulu, lalu bentuk band sendiri dan bermain mengiringi suara hujan.

Membuat kue (usia 3+). Kue kering sederhana, roti pipih, atau muffin. Anak menakar, mengaduk, menunggu, lalu makan. Balita bisa mengaduk dan menuang; anak yang lebih besar bisa membaca resep dan memakai timbangan.

Pesawat kertas (usia 5+). Lipat tiga model yang berbeda, terbangkan di sepanjang lorong, dan ukur sejauh apa masing-masing terbang. Model mana yang menang? Ubah satu hal lalu uji lagi: itu eksperimen sains sungguhan.

Penakar hujan (usia 5+). Potong bagian atas botol plastik bening, balikkan dan masukkan ke bagian bawahnya sebagai corong, lalu tempel secarik kertas bertanda sentimeter di sisinya. Taruh di luar di tempat terbuka, diberi pemberat beberapa batu, dan periksa di jam yang sama setiap hari. Anak yang mengukur hujan selama seminggu mulai mengajukan pertanyaan bagus tentang dari mana semua air itu datang.

Menggambar langkah demi langkah (usia 4+). Gambar terpandu memberi anak sesuatu yang bisa dibanggakan dalam sepuluh menit. Mulailah dengan tema cuaca:

Menggambar langkah demi langkah

5 langkah
Pelajaran menggambar animasi: Payung dalam 5 langkah. Setiap langkah menambah garis baru, lalu gambar jadi diwarnai.
Gambar payung dalam lima langkah, lalu tambahkan hujan sebanyak yang kamu mau.

Kegiatan tenang dan kalem

Untuk saat lesu setelah makan siang, atau tepat sebelum semua orang ambruk.

  • Mewarnai. Duduklah bersama; kalau orang dewasa ikut mewarnai, kegiatannya bertahan jauh lebih lama. Lembar mewarnai kami mencakup tema hujan, cuaca, dan suasana hangat di dalam rumah.
  • Teka-teki. Puzzle jigsaw, labirin, cari perbedaan, dan cari kata. Artikel kami tentang manfaat teka-teki menjelaskan jenis mana yang cocok untuk usia berapa.
  • Cerita. Setumpuk buku bergambar di dalam markas, atau buku cerita bab yang dibacakan keras-keras di bawah selimut.
  • Menonton hujan. Pilih dua tetes hujan di bagian atas kaca jendela dan adu siapa yang lebih dulu sampai bawah. Bicarakan dari mana hujan datang, dan ke mana ia pergi setelah jatuh.
  • Main dunia mini. Hewan-hewanan, boneka kecil, dan balok di atas nampan, dengan cerita untuk diperankan.
  • Memilah. Kancing sesuai warna, Lego sesuai ukuran, kaus kaki berpasangan. Balita entah kenapa merasa tenang saat memilah.

Untuk ide lain dengan suasana kalem seperti ini, panduan kami tentang kegiatan waktu tenang membahas cara menata satu jam tenang dengan benar.

Ilustrasi: Markas, setumpuk buku, dan hujan di jendela: sore hujan yang paling menyenangkan.
Markas, setumpuk buku, dan hujan di jendela: sore hujan yang paling menyenangkan.

Ide sesuai usia, sekilas

Usia Gerak Buat Istirahat
2–3 Gerakan hewan, merangkak lewat bantal Mengaduk dan menuang, marakas Buku karton, permainan memasukkan benda
4–5 Lantainya lava, joget patung Prakarya barang bekas, markas, membuat kue sederhana Mewarnai, cerita dari buku bergambar
6–8 Lintasan rintangan dengan stopwatch, berburu harta karun Lomba pesawat kertas, band dapur Teka-teki, menggambar langkah demi langkah
9–11 Merancang lintasan rintangan untuk sekeluarga Menulis jejak harta karun, membuat kue dari resep Teka-teki logika, buku cerita bab, komik

Kegiatan cetak untuk saat butuh jeda

Kadang Anda hanya butuh dua puluh menit untuk membalas pesan atau minum teh selagi masih hangat. Untuk itulah lembar cetak dibuat, dan di hari hujan, setumpuk lembar yang sudah siap bisa jadi penyelamat.

Koleksi kegiatan hari hujan mengumpulkan teka-teki, lembar mewarnai, dan lembar kegiatan yang pas dikerjakan di dalam rumah. Untuk anak yang penasaran dengan cuaca di luar, halaman cuaca dan musim kami menjadi penghubung yang menyenangkan antara bermain dan belajar.

Lembar bertema cuaca untuk sore yang hujan

Lihat lebih banyak di perpustakaan

Untuk satu bundel sekaligus, paket Pelangi memadukan mewarnai, teka-teki, dan menggambar dengan tema cerah yang pas untuk hari-hari mendung.

Siapkan kotak hari hujan

Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah bersiap lebih awal. Isi satu kotak dengan bahan-bahan, simpan di tempat tersembunyi, dan keluarkan hanya saat hujan. Kebaruan adalah separuh keajaibannya.

Daftar isi kotak hari hujan

  • Selotip kertas (untuk jalan raya, engklek, dan lintasan rintangan)
  • Balon
  • Senter, untuk markas
  • Satu set krayon dan spidol warna yang hanya tinggal di kotak itu
  • Setumpuk lembar mewarnai, labirin, dan teka-teki yang sudah dicetak
  • Lem batang, gunting yang aman untuk anak, dan segulung selotip bening
  • Kotak, gulungan, dan gelas plastik bekas yang sudah dicuci untuk prakarya
  • Plastisin, atau bahan untuk membuatnya sendiri
  • Dua atau tiga buku bergambar yang sudah lama tidak dilihat anak
  • Satu set kartu dan sepasang dadu
  • Amplop tertutup berisi petunjuk berburu harta karun yang sudah ditulis sebelumnya

Segarkan isi kotaknya setiap beberapa bulan. Ganti dengan lembar cetak baru, set buku yang berbeda, dan tema musiman, supaya tidak pernah terasa seperti kotak yang itu-itu saja.

Kalau hujan seminggu penuh

Musim hujan yang panjang di masa libur sekolah lebih berat daripada satu hari hujan. Beberapa hal yang membantu:

  • Tetap keluar, sebentar saja. Kalau tidak ada petir, jalan-jalan dua puluh menit melompati genangan dengan jas hujan dan sepatu bot membuat sisa hari jauh lebih mudah. Ukur genangan terbesar dengan sebatang kayu. Hindari genangan banjir dan air yang dalam atau keruh.
  • Pertahankan rutinitas longgar. Sarapan, satu jam aktif, satu jam membuat sesuatu, makan siang, waktu tenang, jalan-jalan atau berkunjung, makan malam. Struktur mencegah hari-hari terasa campur aduk.
  • Rencanakan satu "acara" per hari. Piknik di dalam markas, konser band keluarga, berburu harta karun, lomba membuat kue. Sesuatu untuk dinanti.
  • Manfaatkan ruang dalam ruangan yang gratis. Perpustakaan daerah, museum, dan pusat kegiatan warga sering mengadakan kegiatan gratis untuk anak di masa libur.

Kalau layar sudah jadi pilihan utama menjelang hari Kamis, ide-ide kami untuk kegiatan tanpa layar bisa membantu Anda kembali ke jalur.

Malam ini, sebelum hari hujan berikutnya, kumpulkan lima barang dari daftar di atas ke dalam satu kotak lalu sembunyikan. Anda di masa depan akan sangat berterima kasih.

Pertanyaan umum

Bagaimana membuat anak tetap sibuk saat hujan tanpa layar?

Selang-seling antara gerak badan, kegiatan membuat sesuatu, dan kegiatan tenang, kira-kira setiap satu jam. Kotak berisi bahan yang sudah disiapkan sebelumnya membuat Anda tidak perlu memeras otak mencari ide saat semua orang sudah telanjur bosan.

Apa yang bisa dilakukan dengan balita saat hujan?

Kegiatan singkat dengan banyak gerak dan berantakan yang masih bisa dikendalikan, seperti rintangan dari bantal, main air di wastafel atau ember, permainan memasukkan benda, mewarnai sederhana, dan cerita. Anggap setiap kegiatan hanya bertahan sepuluh menit atau kurang.

Bolehkah anak main di luar saat hujan?

Boleh, kalau pakaiannya sesuai dan tidak ada badai. Jalan-jalan singkat melompati genangan dengan jas hujan dan sepatu bot sering menyegarkan suasana seharian. Jangan keluar saat ada petir, dan hindari genangan banjir atau air yang dalam dan keruh.

Lembar kerja di artikel ini

Menggambar langkah demi langkah

Payung

Bagikan artikel ini

Tim Redaksi Crayonbird

Penulis, ilustrator, dan pendidik

Kami tim kecil yang menulis, menggambar, dan menguji kegiatan Crayonbird. Kami mencoba setiap ide dengan lembar kerja kami sendiri, memberi saran praktis dan jujur — termasuk soal yang tidak berhasil — dan merujuk sumber resmi bila penting. Tidak ada konten bersponsor di blog ini.